Pembuatan Motion Graphic Penanganan Pascapanen Dan Teknologi Hasil Olahan Cabai Di Balai Besar Pascapanen

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Sofiyanti Indriasari

Abstract

. Balai Besar Pascapanen merupakan unit kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang bertugas untuk melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi pascapanen pertanian serta pendayagunaan hasil pertanian pascapanen pertanian seperti penelitian pengolahan hasil olahan cabai menjadi bubuk cabai, minyak cabai, dan pasta cabai. BB Pascapanen telah mengasilkan banyak olahan cabai dari hasil pertanian yang memiliki mutu tinggi dan daya jual yang banyak diminati masyarakat. Informasi  yang dipublikasikan saat ini hanya melalui website dan leaflet, sehingga banyak masyarakat belum mengetahui informasi yang ada di BB Pascapanen. Salah satu upayanya adalah dengan pembuatan motion graphic proses teknologi penanganan pascapanen cabai dan motion graphic proses teknologi hasil olahan cabai. Pembuatan motion graphic ini merupakan salah satu upaya dalam penyebaran informasi dan media promosi BB Pascapanen. Metode yang digunakan dalam pembuatan motion graphic melalui tujuh tahapan. Tahapan dibuat sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan di tempat praktik kerja lapangan. Tahapan-tahapan tersebut antara lain diskusi, perencanaan, pengumpulan bahan, implementasi, pengujian, revisi dan distribusi. Berdasarkan pada pengujian  yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media penyampaian informasi terkait penanganan pascapanen dan teknologi hasil olahan cabai  menggunakan  motion graphic menjadi pilihan masyarakat di kalangan milenial.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Indriasari, S. (2021). Pembuatan Motion Graphic Penanganan Pascapanen Dan Teknologi Hasil Olahan Cabai Di Balai Besar Pascapanen. MULTINETICS, 7(1), 54–64. Retrieved from https://jurnal.pnj.ac.id/index.php/multinetics/article/view/3800

References

  1. R. Suryani, H. Saputra, and A. Sutrisman, “Implementasi Animasi 2D pada Iklan Layanan Masyarakat sebagai Sosialisasi Penyakit DBD,” Rekam, vol. 15, no. 2, pp. 153–166, 2019, doi: 10.24821/rekam.v15i2.3330.
  2. R. Tamami, “Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) Powerpoint Untuk Visualisasi Konsep Menggambar Grafik Persamaan Garis Lurus,” J. Math. Educ., vol. I, no. 1, pp. 1–12, 2014.
  3. N. Nurfajry, H. Saputra, and E. Laila, “Penerapan Media Pembelajaran Audio-Visual tentang Peningkatan Sesamol sebagai Zat Penghambat Pertumbuhan Sel Kanker menggunakan Teknik Motion Graphic,” Multinetics, vol. 5, no. 2, pp. 30–38, 2019, doi: 10.32722/multinetics.v5i2.2407.
  4. Munir., Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alphabet, 2012.
  5. Y. Anggraini, C. Antoni, and S. Prasetyaningsih, “Analisis dan Implementasi Motion Grafis Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dengan Metode Semiotika Peirce,” J. Ilmu Komun., vol. 1, no. 1, pp. 64–82, 2018.
  6. M. Stickdorn, M. Hormess, A. Lawrence, and J. Schneider, This Is Service Design Doing: applying service design thinking in the real world (a practitioner’s handbook). California: O’Reilly Media, Inc, 2018.
  7. Rahayu, “Desain Multimedia,” Malang: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, 2013.
  8. I. Binanto, Multimedia Digital – Dasar Teori dan Pengembangannya. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2010.
  9. A. Saputra, “Pembuatan Motio Graphic Sebagai Media Promosi untuk Proyek Purna Jual Datsun Sigap,” J. Ilm. Manaj. Inform. dan Komput., vol. 2, no. 2, pp. 84–97, 2018.
  10. A. Suandi, K. Nidaul, and E. Retnoningsih, “Pengujian Sistem Informasi E-commerce Usaha Gudang Cokelat Menggunakan Uji Alpha dan Beta,” Inf. Syst. Educ. Prof., vol. 2, no. 1, pp. 61–70, 2017.
  11. N. A. Busroh, “Pembuatan Company Profile sebagai Media Promosi Tuju semesta Creative Space,” IPB, Bogor, 2017.
  12. V. Kharishma, R. Firnandi, M. Iqbal, and E. D. Krishnasari, “Perancangan Motion Graphic Untuk Iklan Layanan Masyarakat Berjudul Go Green Dengan Rumah Ekologis,” Pros. Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Multimed., vol. 1, no. 1, pp. 1–6, 2018.
  13. D. Phetorant, “Peran Musik dalam Film Score,” J. Music Sci. Technol. Ind., vol. 3, no. 1, pp. 91–102, 2020, doi: 10.31091/jomsti.v3i1.967.
  14. H. Anisyah, H. Saputra, and M. Mustaziri, “Penerapan Video Animasi Motion Graphic Tentang Pembuatan Kartu Identitas Anak di Kec.Sukarami,” Multinetics, vol. 5, no. 2, pp. 39–45, 2019, doi: 10.32722/multinetics.v5i2.2437.
  15. A. P. Nugroho and E. T. Luthfi, “Implementasi teknik voice over dan sound effect dalam pembuatan film pendek ‘arah’ naskah publikasi,” AMIKOM Yogyakarta, 2017.
  16. A. Muslim, Kreasi Animasi Menggunakan Adobe After Effects. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2017.
  17. A. F. ’Aini, “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Dalam Pelajaran Hukum Tajwid,” Multinetics, vol. 7, no. 1, pp. 1–11, 2021, doi: 10.32722/multinetics.v7i1.3477.