Pengembangan Sistem Kendali Kuantitas Air Pada Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Thing (IoT)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ubaidillah Umar

Abstract

Seiring dengan pembangunan perkotaan yang terus berkembang mengakibatkan lahan-lahan yang sebelumnya digunakan untuk menanam berbagai macam sayuran terus mengalami penyempitan dan bahkan beralih fungsi menjadi bangunan rumah. Sistem Hidroponik dapat menjadi salah satu metode yang efektif untuk menanam sayuran tanpa ketersediaan lahan tanah. Namun, dalam pelaksanaanya sistem ini masih menyulitkan para petani hidroponik yang setiap saat harus mengontrol kebutuhan air yang begitu cepat habis. Faktor ini disebabkan oleh adanya proses penguapan, sekaligus banyaknya kebutuhan air yang diperlukan tumbuhan kangkung untuk melakukan proses fotosintesis sekaligus pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem hidroponik untuk budidaya tanaman kangkung, menggunakan Water Level Distribution Control (WLDC) untuk menggambarkan distribusi penyediaan sumber air bagi hidroponik dengan level air yang terkontrol oleh sistem. Sistem kontrol ini menggunakan Arduino sebagai komputer mini untuk mengatur kerja sistem, sensor Ultrasonik HC-SR04 sebagai pembaca tingkat air, 2 pompa air untuk mengisi dan mengeluarkan kelebihan air. Hasilnya menunjukkan tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik pada sistem hidroponik dengan level air terkontrol 25cm dari permukaan wadah penampungan air.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Umar, U. (2020). Pengembangan Sistem Kendali Kuantitas Air Pada Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Thing (IoT). MULTINETICS, 6(2), 110–116. https://doi.org/10.32722/multinetics.v6i2.3447