Simulasi Pembelajaran Interaktif pada Praktikum Embedded System Berbasis Web

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nenny Anggraini

Abstract

Simulasi adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya (state of affairs). Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu. Metode yang dipakai adalah Monte Carlo sebagai alur perancangan simulasi. Simulasi ini mendukung proses pembelajaran mata kuliah embedded system yang ada di Program Studi Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi. Simulasi pembelajaran ini menggunakan multimedia interaktif sebagai alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna melalui web, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Dalam mata kuliah embedded system, dengan simulasi seperti ini pengguna dapat melakukan praktikum seperti di laboratorium menggunakan mikroprosesor secara digital. Tujuannya adalah agar pembelajaran tidak terbatas pada waktu, tempat dan ketersediaan alat di laboratorium. Simulasi laboratorium ini berbasis web sehingga dapat dijadikan sebagai cetak biru electronic laboratory.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Anggraini, N. (2017). Simulasi Pembelajaran Interaktif pada Praktikum Embedded System Berbasis Web. MULTINETICS, 3(1), 7–14. https://doi.org/10.32722/multinetics.v3i1.1072

References

  1. Law, Averill M. dan Kelton W. David, Simulation, Modeling and Analysis, 2nd Edition, McGraw-Hill International Edition, New York.
  2. Anggraini, MT . 2013. Buku Panduan Praktikum Embedded System, Sainstek, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  3. Floyd Jerome Gould. 1993. Introductory Science : “The basic idea of simulation.
  4. Sandi Setiawan. 1991. Teknik Pemrograman, Andi : Yogyakarta
  5. Dick, Walker & Carey. Lou, Carey., James O. The systematic design ofInstruction (5th Ed). New York. Longman
  6. Law & Kelton, 2000, dalam buku Simulation Modeling and Analysis 3 rd ,McGraw-Hill.
  7. Rubinstein, Reuven Y., 1991, Simulation and The Monte Carlo Method, John Wiley & Sons, NewYoirk.
  8. Gagne, R, M. & Briggs L.J. Principle of Instructional Design. New york: Holt,Rinehart & Winston.
  9. Hendra Jaya, Jurnal Pendidikan Vokasi, Vol 2, Nomor 1, Februari 2012, Program studi Pend. Teknik Elektronika,FT Universitas Negeri Makassar,”Pengembangan Laboratorium Virtual untuk Kegiatan Praktikum dan Memfasititasi Pendidikan Karakter di SMK”.
  10. Yayan Sunarya, Pemodelan Matematis dan Simulasi Monte Carlo: Proses Atom dalam Pengkasaran Permukaan kristal Muka (100), Tesis S-2, ITB, 1997.
  11. S. J. Mason, R. R. Hill, L. Mönch, O. Rose, T. Jefferson, J. W. Fowler eds introduction to monte carlo simulation. Proceedings of the 2008 Winter Simulation Conference diakses pada 27 September 2015 di http://www.informs-sim.org/wsc08papers/ 012.pdf.
  12. Depdiknas. Pendekatan Kontekstual, (Contekstual Teaching Learning/CTL). Jakarta: Depdiknas
  13. Bräunl, Thomas. Embedded Robotics - Mobile Robot Design and Applications with Embedded Systems, Second Edition. Springer, Jerman, Juni 2006.
  14. Byte Craft Limited. 2012. First Steps with Embedded Systems. Byte Craft Limited, Kanada.
  15. Betha Sidik, Ir. 2005. Pemrograman web dengan HTML. Informatika Bandung.