ETNISITAS DAN RADIO KOMERSIAL STUDI TERHADAP PROGRAM SIARAN BETAWI DI BENS RADIO DAN PROGRAM SIARAN JAWA DI RADIO CEMERLANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Zaenal Abidin Eko Putro
Gibran Maulana Ibrahim

Abstract

Abstract


Commercial radio which contains ethnical broadcasting program is different from community radio that focuses only on a particular ethnic community problem as well as ethnic community issues. Although commercial radio broadcasts ethnical community program just like other community radio does so, goal of braodcasing ethnicity in both radio forms remain unsimilar. This paper departs from this problem and trays to respond it.
This paper is based on a field research with its qualitative method that organized by investigating two radio stations in Jakarta’ greater area, namely MPM Radio Cemerlang Depok and Bens Radio Jakarta. One of the research findings is that ethnic voices broadcasted in both radios deals with commercial goal to gain profit as radio broadcasting enable to gain such profit or capital. However, broadcasting ethnicity program in radio has the goal to connect both radio audiences with their own culture background.

Key words: radio, commercial radio, ethnicity, radio audience and radio positioning


Abstrak


Radio komersial yang memuat siaran bernuansa etnis amatlah berbeda dengan keberadaan radio komunitas. Perbedaan itu paling tidak ditinjau dari unsur perangkat siaran dan isi siaran. Sebagai radio yang menyuarakan suara komunitas, memang keberadaan radio swasta komersial juga sama-sama berpeluang mengangkat siaran komunitas. Hanya pertanyaannya apakah radio swasta komersial juga sama kedudukannya dengan radio komunitas dalam hal pemenuhan kebutuhan untuk komunitas tertentu. Paper ini berusaha merespon masalah terkait terpenuhi atau tidaknya kebutuhan komunitas dalam siaran radio komersial.
Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menyasar siaran bernuansa Betawi di Bens Radio dan program siaran bernuansa Jawa di Radio Cemerlang. Dua radio ini dipilih berdasarkan lokasi stasiun radionya dan audience mereka yang berada di Jabodetabek. Dua stasiun radio tersebut sampai hari ini masih secara aktif mengudarakan siaran-siaran bernuansa etnis yang dikemas dalam berbagai bentuk. Berdasarkan hasil pencarian data dapat dikatakan bahwa elemen etnisitas yang dibangun oleh kedua radio tersebut memiliki keterkaitan erat dengan makanisme industri dan perniagaan yang dijalankan kedua radio tersebut. Suara etnisitas dikumandangkan untuk menetapkan posisi (positioning) radio di antara radio yang lain serta juga untuk mengakomodir kerinduan akan budaya etnis para pendengarnya.


Kata kunci: radio, radio komersial, etnisitas, pendengar radio dan penetapan posisi (positioning)

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Putro, Z. A. E., & Ibrahim, G. M. (2017). ETNISITAS DAN RADIO KOMERSIAL STUDI TERHADAP PROGRAM SIARAN BETAWI DI BENS RADIO DAN PROGRAM SIARAN JAWA DI RADIO CEMERLANG. Epigram, 14(1). https://doi.org/10.32722/epi.v14i1.955

References

  1. Baxter, Pamela & Jack, Susan. Qualitative Case Study Methodology: Study Design and Implementation for Novice Researchers. The Qualitative Report Volume 13 Number 4 December 2008.
  2. Cankaya, Özden. Güney, H.Serhat & Köksalan, M.Emre. Turkish radio broadcasts in The Netherlands: Community Communication or Ethnic Market? Westminster Papers in Communication and Culture c 2008 (University of Westminster, London), Vol. 5(1): 86-106. ISSN 1744-6708 (Print); 1744-6716 (Online).
  3. Cottle, Simon (Ed). Ethnic Minorities and The Media. Changing Cultural Boundaries. Buckingham &Philadelphia: Open University Press. 2000.
  4. Hargrave, Andrea Millwood (Ed.). Multicultural Broadcasting: Concept And Reality. London: British Broadcasting Corporation, Broadcasting Standards Commission, Independent Television Commission, Radio Authority. 2002.
  5. Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 01/P/Kpi/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran.
  6. Mahfouz, Safi Mahmoud. America's Melting Pot or the Salad Bowl: The Stage Immigrant's Dilemma. Journal of Foreign Languages, Cultures & Civilizations, Vol. 1 No. 2, December 2013.
  7. Masduki (et al). Radio Komunitas. Belajar Dari Lapangan. Jakarta: Kantor Perwakilan Bank Dunia di Indonesia. 2007.
  8. Patkin, John & Stapleton, Paul. 2012. Public Radio and Inclusiveness A Study of Hong Kong’s Radio 3 and the South Asian Community. Journal Media Asia, Vol. 39 No 3.
  9. Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang Pedoman Perilaku Penyiaran.
  10. Putro, Moh. Zaenal Abidin Eko & Pratiwi, Nurul Intan. Mengkaji Konsep Kebhinnekaan Dan Kesatuan Serta Proses Belajar Mengajar Mahasiswa Program Kerja Sama Antara Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Dan Pemda Kaimana, Provinsi Papua. Laporan Akhir Penelitian Bidang Ilmu Danpengembangan Institusi (BIL). Politeknik Negeri Jakarta. 2015.
  11. Undang-Undang No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran
  12. Vaizey, Ed MP. Action Stations. The Output and Impact Of Commercial Radio. http://www.radiocentre.org/files/action_stations_web.pdf diakses tanggal 26 April 2016.
  13. Internet:
  14. (https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-benyamin-sukses-tinggalkan-bisnis-radio-untuk-anak-anaknya.html, diakses tanggal 18 Oktober 2016).