EVALUASI KEGIATAN PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN (PKBL) BANK MANDIRI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Syamsu Rizal
Eva Zulfa

Abstract

This study aimed to obtain data, facts, and information about utilization of funds provided by Bank Mandiri in the Partnership and Community Development (CSR) Independent farmer’s leatherback gods in Depok. purpose of adding funds is an effort to increase the productivity of the entrepreneur in this case farmers leatherback goods in Depok. Results of research conducted directly to members of the Cooperative leatherback Gods Depok (KBDD) following the CSR Self, Executive KBDD, star fruit growers who are not members KBDD Depok, Depok starfruit and agricultural extension (which represents the state Department of Agriculture) can be stated that the CSR program Mandiri failed to develop and distribute the funds. It is evident, that the farmers who receive Partnership Program do not pay the arrears and no continuation of the program. Self-coaching failure for CSR farmers Depok leatherback caused by several things, including the selection of a less appropriate facilitators and survey results CSR Mandiri team is not accurate.

Key words: corporate social responsibility (CSR), mandiri bank, star fruit farmers, partnership, result.



Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, fakta, dan informasi tentang pemanfaatan dana yang diberikan Bank Mandiri dalam Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Mandiri kepada para petani belimbing dewa di Depok .Tujuan penambahan dana ini adalah sebagai upaya meningkatkan produktivitas para wirausaha dalam hal ini para petani belimbing dewa di Depok Hasil penelitian yang dilakukan secara langsung kepada anggota Koperasi Belimbing Dewa Depok (KBDD) yang mengikuti PKBL Mandiri, Pengurus KBDD, petani belimbing Depok yang bukan anggota KBDD, dan penyuluh pertanian belimbing Depok (Dinas Pertanian yang mewakili pemerintah) dapat dinyatakan bahwa Program PKBL Mandiri telah gagal dalam membina dan menyalurkan dananya. Hal ini terbukti, bahwa para petani yang menerima Program PKBL tidak melunasi
tunggakannya dan tidak ada kelanjutan programnya. Kegagalan pembinaan PKBL Mandiri untuk para petani belimbing Depok disebabkan beberapa hal, diantaranya pemilihan fasilitator yang kurang tepat dan hasil survey Tim PKBL Mandiri kurang akurat.

Kata kunci : tanggung jawab sosial perusahaan, bank mandiri, petani belimbing, kemitraan, hasil.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Syamsu Rizal, Politeknik Negeri Jakarta

Jurusan Administrasi Niaga

Eva Zulfa, Politeknik Negeri Jakarta

Jurusan Administrasi Niaga
How to Cite
Rizal, S., & Zulfa, E. (2013). EVALUASI KEGIATAN PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN (PKBL) BANK MANDIRI. Epigram, 9(1). https://doi.org/10.32722/epi.v9i1.48