PEMENUHAN UNSUR POKOK DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA GOA TABUHAN KABUPATEN PACITAN

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yusuf Adam Hilman

Abstract

This study aims to  see how the, send Tabuhan Cave is tourism destination Is a lot the the development was involved in the process? In this research, researchers used qualitative descriptive method, in the interview, observation, as well as documentation. Based on the results of research conducted by researchers can be concluded that, Tabuhan Cave It is worthy of being a tourist detinations having satisfied, elements like: Having and tourism destination attraction on objects, Support for infrastructure and facilities for visitors, And easy accessibility, in addition have been running the cooperation and good communication between the government, the community, the media and private sectors, although not optimal, As a the implementation of the concept penta helix.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Yusuf Adam Hilman, Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Ilmu Pemerintahan
How to Cite
Hilman, Y. A. (2021). PEMENUHAN UNSUR POKOK DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA GOA TABUHAN KABUPATEN PACITAN. Epigram, 18(1), 71–79. https://doi.org/10.32722/epi.v18i1.3586

References

  1. Adhikrisna, Y. B., Hidayat, W., & Arifin, Z. (2016). Analisis Pengaruh Pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto Kabupaten / Kota Provinsi Jawa Timur 2011 - 2014. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 59 - 70.
  2. Alvianita, E. D. (2018). Analisis Pengaruh Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Malang. Jember: Universitas Negeri Jember.
  3. Duyu Furohmah, A. S. (2018). Analisis Permintaan Wisatawan Nusantara pada Objek Wisata Pantai Klayar Kabupaten Pacitan. Economics Development Analysis Journal, 412 - 420.
  4. Elihami, & Elihami. (2018). Penerapan Pembelajaran Pendidikan agama Islam dalam pembentukan Karkater pribadi yang islami. Edumaspul Jurnal Pendidikan, 79 - 96.
  5. Fahad, H. A., & Endrayadi, E. C. (2017). Pengembangan Sektor Pariwisata di Kabupaten Bnayuwangi tahun 2002 - 2013. Publika Budaya, 28 - 35.
  6. Febriantoro, W. (2018). Kajian dan strategi Pendukung perkembangan e- commerce bagi UMKM di Indonesia. Manajerial, 185 - 207.
  7. Febriyani, A. R., & Aliya, F. N. (2020). Komuniaksi Pembangunan untuk identitas tempat : Budaya Kampung di Kota Semarang. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 11 - 29.
  8. Gumilang, G. S. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dalam bidang bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling Volume, 144 - 159.
  9. Hadi, S. (2016). Pemeriksaan Keabsahan data penelitian kualitatif pada skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 74 - 79.
  10. Ismail, M. K., Mawardi, M. K., & Iqbal, M. (2017). Analisis dampak sosial ekonomi pengembangan pariwisata Kota Batu bagi Kawasan Sekitar (Studi pada Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 1 - 7.
  11. Jaelani, A. K. (2018). Pengembangan Destinasi Pariwisata Halal Pada Era Otonomi Luas di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pariwisata, 56 - 67.
  12. Kusumawardani, N., Soerachman, R., Laksono, A. D., Indrawati, L., H, P. S., & Paramita, A. (2015). Penelitian Kualitatif di bidang Kesehatan. Jogyakarta: Kanisius.
  13. Mahasiswa, I. A. (2015). Kajian Kondisi Obyek WIsata Goa Tabuhan dan Goa Gong Di kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Swara Bhumi, 310 - 319.
  14. Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. jUrnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 145 - 151.
  15. Muchlisin, M. R., Purnamaningsih, N., & Juwarni, D. (2019). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun 2014 – 2018. JIMEK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi , 150 - 168.
  16. Mudrikah, A., Sartika, D., Yuniarti, R., Ismanto, & Satia, A. B. (2014). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap GDP Indonesia tahun 2004 - 2009. Economics Development Analysis Journal, 362 - 371.
  17. Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books.
  18. Nurjannah, S. H., Hilman, Y. A., & Triono, B. (2020). The Development of Goa Tabuhan and its Impact in Pacitan Regency. Partisipatoris, 42 - 50.
  19. Pacitan, T. p. (2013). Naskah Akademik Akademi Komunitas Negeri Pacitan. Pacitan: Akademi Komunitas Negeri.
  20. Purwanti, N. D. (2014). Pengaruh Jumlah kunjungan wisatawan terhadap Pendapatan asli daerah Kabupaten Mojokerto Tahun 2006 - 2013. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 1 - 12.
  21. Rani, D. P. (2014). Pengembangan Potensi Pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Studi kasus: Pantai Lombang). Jurnal Politik Muda, 412 - 421.
  22. Ridlo, I. A. (2015). Kajian Kondisi Obyek Wisata Goa Tabuahn dan Goa Gong di Kecamatan Pung, Kabupaten Pacitan. Swara Bhumi Vol, 310 - 219.
  23. Sari, A. P. (2011). Pengaruh Obyek Wisata Goa Tabuhan dan Pengaruhnya Tehadap Kehidupan sosial ekoomi masyarakat Sekitar. Surakarta: Universitas Sebelas Maret .
  24. Satoto, G., & Taufik, M. (2012). Pembuatan Sistem Informasi Pariwisata Berbasis WEB Dan Analisa Potensi Pariwisata di Kabupaten Pacitan. Geoid : Journal of Geodesy and Geomatics , 170 - 179.
  25. Sayogi, K. W., & Demartoto, A. (2018). Pengembangan Wisata Bahari (Studi Deskriptif Pada Pelaku Pengembangan Pariwisata Bahari Pantai Watukarung Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan). Journal of Development and Social Change, 9 - 17.
  26. Somantri, G. R. (2005). Memahami Metode Kualitatif. Makara sosia humaniora, 57 - 65.
  27. Tunjungsari, K. R., & dkk. (2017). Persepsi Masyarakat Kuta Terhadapat Dampak Pembangunan Hotel Berkonsep City Hotel Di sunset Road Kuta Bali. Kepariwisataan Dan Hospitalitas vol 1 nomer 2 november 2017, 151-164.
  28. Yoeti, O. (1990). Pemasaran Pariwisata. Bandung: Angkasa.
  29. Yunas, N. S. (2019). Implementasi Konsep Penta Helix dalam pengembangan Potensi Desa melalui model lumbung ekonomi Desa DI Provinsi Jawa Timur. Matra Pembaruan : Jurnal Inovasi Kebijakan, 37 - 46.