METODE PENCELUPAN NILAI BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN BIPA DI POLITEKNIK NEGERI BALI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ida Bagus Artha Adnyana

Abstract

Abstract


The teaching of Indonesian to speakers of other languages (BIPA) student was very interesting Indonesian cultural values. That is very meaningful to the BIPA students to enrich principle of their life. This research aims to know the exact method used in the study of cultural value so that the BIPA students was expected to be pervading the culture. This research was conducted against the ten BIPA students in the class interest State Polytechnic of Bali year 2017/2018. Questionnaires and observations method is used in data collection. This method was aided by advanced participatory techniques. The data obtained are then analyzed using the equal methods. Based on the results of the BIPA students response to some of the methods tested can be concluded that 96.3% of respondents stated that the cultural value of the immersion method applied in State Polytechnic of Bali is very worthy to support the process of BIPA learning. There are several methods that are appreciated by the students, among others: guessing pictures, running dictation, observation, video documentation, immersion, and debate. Among these methods, the immersion is the most interesting one favored by the BIPA students. They can directly feel and experience the activity in their everyday life.


Keywords: immersion, culture, learning, BIPA


Abstrak


Para pemelajar BIPA sangat tertarik dengan nilai-nilai budaya nusantara. Pemberian nilai budaya ini sangat berarti bagi pemelajar BIPA untuk mengayakan prinsip hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui metode yang tepat digunakan dalam pembelajaran nilai budaya sehingga pemelajar BIPA diharapkan dapat meresapi budaya tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap sepuluh mahasiswa pemelajar BIPA di kelas darmasiswa Politeknik Negeri Bali angkatan tahun 2017/2018. Metode kuesioner dan observasi (simak) digunakan dalam pengumpulan data. Metode ini dibantu dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode padan. Berdasarkan hasil tanggapan pemelajar BIPA terhadap beberapa metode yang diujicobakan dapat disimpulkan bahwa 96,3 % responden menyatakan bahwa metode pencelupan nilai budaya yang diterapkan di Politeknik Negeri Bali ini sangat layak untuk mendukung proses pembelajaran BIPA. Ada beberapa metode yang diapresiasi oleh pemelajar BIPA, antara lain: tebak gambar, berlari sambil mengimla (running dictation), menyimak (observasi), dokumentasi video, pencelupan langsung (immersion), dan debat. Di antara metode tersebut, metode pencelupan langsung (immersion) paling digemari oleh pemelajar BIPA karena mereka secara langsung dapat merasakan dan mengalami dalam kehidupan sehari-hari.


Kata kunci: pencelupan, budaya, pembelajaran, BIPA 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Adnyana, I. B. A. (2019). METODE PENCELUPAN NILAI BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN BIPA DI POLITEKNIK NEGERI BALI. Epigram, 16(1). https://doi.org/10.32722/epi.v16i1.1415