Sistem Monitoring Plts Secara Realtime Berbasis Hibrid Labview Dan Mikrokontroller Dengan Konsentrator Aluminium Dan Cermin

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nuha Nadhiroh
Silawar dono
isdawimah *
Bhadrika Dhairyatma Wasistha

Abstract

Sistem monitoring merupakan hal yang sangat penting karena dengan adanya sistem monitoring tersebut maka variabel – variabel yang terukur dapat dipantau secara real-time dan dapat dilakukan evaluasi terhadap variabel – variabel yang terukur tersebut. LabVIEW (Laboratory Virtual Instrumentation Engineering Workbench) merupakan software yang digunakan sebagai sistem Monitoring dan datalogger Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan konsentrator alumunium dan cermin. Software LabVIEW diintegrasikan dengan Arduino Mega 2560 melalui protokol komunikasi serial. Data yang akan dimonitor adalah berupa intensitas cahaya, temperatur, arus, tegangan dan daya. LabVIEW akan melakukan perekaman terhadap data – data yang telah terukur secara realtime di lokasi tempat penyimpanan file datalogger yang telah ditentukan. Pengujian PLTS dilakukan dengan menggunakan konsentrator alumunium dan konsentrator cermin pada 4 variasi sudut yang berbeda. Jenis pengujian terbagi dalam 4 variasi sudut konsentrator, diantaranya adalah 75°, 80°, 85°, dan 90°. Berdasarkan hasil file datalogger pada setiap jenis pengujian, semua hasil file datalogger menunjukkan bahwa terjadi penambahan waktu delay selama 1 detik pada setiap 45 – 48 detik ketika proses pembacaan data oleh LabVIEW sedang berlangsung. Oleh karena itu, terdapat data yang hilang akibat delay yang terjadi selama proses pengujian berlangsung.
 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Nuha Nadhiroh, Program Studi Teknik Otomasi Listrik Industri, Politeknik Negeri Jakarta

Teknik Elektro

References

  1. Kementrian ESDM, Kajian Indonesia Energy Outlook. Jakarta: Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM, 2013.
  2. I. B. K. S. Negara, I. W. A. Wijaya, and A. A. G. M. Pemayun, “Analisis Perbandingan Output Daya Listrik Panel Surya Sistem Tracking Dengan Solar Reflector,” J. Ilm. Spektrum, vol. 3, no. 1, pp. 7–13, 2016.
  3. R. H. A. Prastica, “Analisis pengaruh penambahan reflector terhadap tegangan keluaran modul solar cell publikasi ilmiah,” pp. 1–14, 2016.
  4. T. Sutabri, Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi, 2012.
  5. B. Belvedere, M. Bianchi, A. Borghetti, C. A. Nucci, M. Paolone, and A. Peretto, “A Microcontroller-Based Power Management System for Standalone Microgrids With Hybrid Power Supply,” IEEE Trans. Sustain. Energy, vol. 3, no. 3, pp. 422–431, 2012.
  6. A. Prastiantono, M. Fadhil, A. Rahardjo, F. Jufri, and F. Husnayain, “Design of Solar Irradiance Measurement Based On Analitycal Data Using Microcontroller,” 2019, pp. 137–141.
  7. D. Jana, S. Adhya, D. Saha, A. Das, and H. Saha, “An IoT Based Smart Solar Photovoltaic Remote Monitoring and Control unit,” 2016.
  8. S. Samara and E. Natsheh, “Intelligent Real-Time Photovoltaic Panel Monitoring System Using Artificial Neural Networks,” IEEE Access, vol. 7, pp. 50287–50299, 2019.
  9. M. Integrated, “MAX44009 - Industry’s Lowest-Power Ambient Light Sensor with ADC,” 2011. [Online]. Available: https://datasheets.maximintegrated.com/en/ds/MAX44009.pdf. [Accessed: 20-Jun-2021].