Pemantauan Akuaponik Dengan Supply Solar Cell Menggunakan Arduino Berbasis IoT

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Irvan Maulana
Agung Cakra Buana
Driantama Ibnu Wibawa
Murie Dwiyaniti
Indra Z

Abstract

Pada sistem akuaponik sangat penting untuk memelihara tanaman dan ikan agar tetap hidup. Salah satu cara agar tanaman dan ikan tetap hidup yaitu dengan memantau parameter air pada akuaponik yaitu suhu air, pH air, TDS (Total Dissolved Solid), Dissolved Oxygen dan ketinggian air pada bak ikan. Oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk dapat monitoring parameter air pada akuaponik dengan menggunakan platform GOIOT yang dapat menampilkan nilai data, trend data, datalogger, dan alarm. Penelitian menggunakan alat ukur Lutron WA-2017SD dan mikrokontroler NodeMCU.Pembacaan data dari alat ukur dengan NodeMCU menggunakan komunikasi Serial RX TX, Sedangkan pengiriman ke platform GOIOT menggunakan protokol MQTT. Hasil penelitian rata rata waktu yang dibutuhkan untuk terhubung ke jaringan WiFi dan platform GOIOT sebesar 10.34s. Hasil pengukuran dapat ditampilkan pada platform GOIOT dengan trend data dan datalogger yang dapat didownload. Fitur alarm yang digunakan bekerja ketika ada parameter air yang tidak sesuai yaitu pH <6.5 atau >7.5, Dissolved Oxygen < 3PPM, Total Dissolved Solid >1000PPM, Suhu Air <25°C atau >30°C, dan level air <20%. Hasil pengukuran pada bak ketika air bak belum diganti parameter airnya yaitu PH = 4.28 , Suhu =  29°C, DO = 5.9PPM, TDS = 233PPM. Parameter pH pada air lama sangat tidak sesuai untuk ikan nila. Setelah penggantian pada air kolam parameter airnya yaitu pH = 7.4-7.6, Suhu = 29.1°C, DO = 5.7-6.1 dan TDS = 182PPM. Parameter air ini sudah baik untuk akuaponik hanya pada TDS masih kurang untuk nutrisi tanaman.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

  1. J. Reynaldi, “Monitoring Hidroponik Drip System Dengan Supply Solar Cell Menggunakan Arduino Mega 2560 + ESP8266 Berbasis Website,” Politekni Negeri Jakarta, 2020.
  2. M. Mulqan, S. A. El Rahimi, and I. Dewiyanti, “Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila Gesit ( Oreochromis niloticus ) Pada Sistem Akuaponik Dengan Jenis Tanaman Yang Berbeda,” J. Ilm. Mhs. Kelaut. dan Perikan. Unsyiah, vol. 2, no. 1, pp. 183–193, 2017.
  3. E. E. Barus, A. C. Louk, and R. K. Pinggak, “Otomatisasi Sistem Kontrol Ph Dan Informasi Suhu Pada Akuarium Menggunakan Arduino Uno Dan Raspberry Pi 3,” J. Fiska Sains dan Apl., vol. 3, no. 2, pp. 117–125, 2018.
  4. Peraturan Pemerintah, “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001,” Peratur. Pemerintah Republik Indones., pp. 1–22, 2001.
  5. S. S. Monalisa and I. Minggawati, “Kualitas Air yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis sp.) di Kolam Beton dan Terpal,” J. Trop. Fish., vol. 5, no. 2, pp. 526–530, 2010.
  6. L. Riadhi, “Sistem Pengaturan Oksigen Terlarut Menggunakan Metode Logika Fuzzy Berbasis Mikrokontroler Teensy Board,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017.
  7. A. P. Simanjuntak and R. Pramana, “Pengontrolan Suhu Air Pada Kolam Pendederan Dan Pembenihan Ikan Nila Berbasis Arduino,” J. Sustain. J. Has. Penenlitian Ind. Terap., vol. 4, no. 1, 2013.
  8. A. M. Pertiwi, H. Rahmi, and K. Supriyadi, “Alat Pengukur Total Dissolved Solid (Tds) Larutan Berbasis Mikrokontroller Atmega16,” Univ. Muhammadiyah Yogyakarta, no. 9, 2017.
  9. M. S. B. Utomo, “Prototype Sistem Buka Tutup Pintu Otomatis Pada Bendungan Untuk Mengatur Ketinggian Level Air Berbasis Arduino Uno,” Universitas Muria Kudus, 2016.