ANALISA PENGARUH DAYA TARIK PROMOSI, PERSEPSI KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT, PERSEPSI KEAMANAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN E-WALLET

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mia Andika Sari
Rodiana Listiawati
Novitasari Novitasari
Rahmanita Vidyasari

Abstract

Bank Indonesia mencanangkan program bernama Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) agar masyarakat Indonesia menjadi Less Cash Society (LCS). Tercatat pada Bank Indonesia per 4 maret 2019 terdapat 37 lembaga penerbit e-money diantaranya 11 lembaga perbankan dan 26 lembaga financial technology (fintech). Produk e-money sendiri terbagi menjadi dua yaitu kartu prabayar (pre-paid-card) yang berbasis chip berbentuk kartu dan e-wallet yang berbasis server berbentuk aplikasi.

Bank mandiri sebagai bank pemerintah memiliki produk e-money  yaitu LinkAja yang dulunya bernama E-cash sebagai e-wallet. Di lain pihak perusahaan fintech juga memiliki peningkatan yang pesat dengan produk e-wallet, salah satunya yaitu Gopay. Hal ini memaksa sektor bisnis perbankan untuk mempunyai solusi agar lebih berinovasi jika ingin bersaing dengan baik terhadap produk yang dikeluarkan oleh fintech.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya tarik promosi, persepsi kemudahan, persepsi manfaat, persepsi keamanan terhadap minat penggunaan e-wallet yaitu Gopay dan LinkAja. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang di kuantitatifkan menggunakan skala Likert. Kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pengguna aplikasi Gopay atau LinkAja, berdomisili  di Jabodetabek, responden menggunakan aplikasi tersebut lebih dari tiga bulan dan berusia diatas 15 tahun.

Diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan kontribusi bagi penggiat usaha ekonomi digital dan mampu memberikan  saran perbaikan untuk para pembuat kebijakan terkait aturan main dalam bisnis e-wallet di masa yang akan datang

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Rahmanita Vidyasari

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA (PNJ)