Komunikasi Pemasaran Hotel seiring bertumbuhnya Homestay Daring: Kasus Hotel Berbintang di Jawa

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Edvi Gracia Ardani
Anwar Basalamah
Anwar Basalamah

Abstract

Pada era informasi abad ke-21saat ini, bermunculan berbagai platform peer-to-peer, yang secara kolektif dikenal juga sebagai platform-based economy atau ekonomi berbasis platform, yang sekarang dimanfaatkan oleh banyak kalangan di seluruh dunia terutama untuk industry akomodasi dalam bentuk homestay berbasis dalam jaringan atau daring. Bagi khalayaknya, platform ini memberikan kemudahan akomodasi untuk berwisata ke daerah yang menarik untuk dieksplorasi terutama untuk wisata rural. Sebagai penyedia jasa akomodasi, tentunya kompetisi dengan hotel-hotel yang bersifat komersil sangat kuat. Fenomena yang ada di berbagai negara di dunia menunjukkan, platform ini menjadi ancaman untuk para pengelola hotel yang tentunya menyediakan kamar dengan harga yang lebih tinggi dari homestay berbasis daring. Dampaknya tentu tidak hanya pada strategi penjualan, melainkan juga pada strategi komunikasi. Ancaman platform tersebut menjadi disruptif di mana ancaman ini dapat mengubah pola pengelolaan bisnis akomodasi karena aturan yang berbeda dan dapat membuat para pengelola hotel berpikir keras untuk mengubah strategi komunikasi hotel mereka atau tidak sama sekali. Ketersediaan platform bebas biaya dalam rantai jaringan hotel memberikan harapan bagi para pengelola hotel untuk mengeksplorasi kemungkinan dan mengantisipasi disrupsi yang dirasakan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Edvi Gracia Ardani, Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Program Studi Kewirausahaan Universitas Agung Podomoro

Anwar Basalamah

Program Studi Bisnis Perhotelan Universitas Agung Podomoro

Anwar Basalamah

Program Studi Bisnis Perhotelan Universitas Agung Podomoro