PERHITUNGAN STABILITAS PONDASI BORED PILE PADA PROYEK DOUBLE-DOUBLE TRACK


Arini Septiana, Nabila Herlina MMU, Handi Sudardja

Abstract


Double-Double Track merupakan proyek transportasi massal berbasis rel yang dikerjakan dengan sistem jalan layang (elevated), sehingga memerlukan pier untuk menopang struktur atasnya. Agar pier dapat menopang sarana diatasnya dengan aman, maka dibutuhkan pondasi yang kuat serta stabil. Pondasi yang digunakan pada proyek Double-Double Track adalah pondasi dalam dengan jenis tiang bor. Dalam perencanaannya, perhitungan stabilitas pondasi bertujuan untuk mengetahui daya dukung aksial dan lateral, defleksi serta penurunan yang terjadi pada pondasi sebagai tingkat keamanan struktur. Pada Proyek Akhir ini digunakan 3 metode untuk perhitungan daya dukung aksial yaitu metode Reese & Wright, metode Meyerhof, dan metode Coyle & Castello yang nantinya diambil nilai terkecil. Melalui perhitungan, didapatkan daya dukung aksial izin tiang tunggal BP09a sebesar 2095,528 kN, BP09b sebesar 2095,528 kN, BP12 sebesar 2006,363 kN dan kelompok tiang BP09a sebesar 22526,925 kN, BP09b sebesar 13620,932 kN, BP12 sebesar 24327,155 kN. Pada perhitungan daya dukung dan defleksi lateral digunakan metode Broms. Didapatkan hasil daya dukung lateral izin tiang tunggal BP09a sebesar 532,080 kN, BP09b sebesar 532,080 kN, BP12 sebesar 495,000 kN, kelompok tiang BP09a sebesar 8513,281 kN, BP09b sebesar 4788,721 kN, BP12 sebesar 8910,000 kN dan defleksi tiang tunggal yang terjadi pada BP09a sebesar 2,537 mm, BP09b sebesar 3,856 mm, BP12 sebesar 6,472 mm. Penurunan yang dianalisa pada Proyek Akhir ini ada dua macam, yaitu penurunan segera dan konsolidasi. Hasil perhitungan penurunan segera kelompok tiang pada BP09a sebesar 7,439 mm, BP09b sebesar 9,486 mm, BP12 sebesar 12,495 mm dan penurunan konsolidasi kelompok tiang pada BP09a sebesar 0,200 mm, dan BP09b sebesar 0,249 mm.

 

Kata kunci: pondasi, daya dukung, defleksi, penurunan

Full Text:

PDF

References


Agustin, R.F. 2018. “Perencanaan Pondasi Tiang Pancang Menggunakan Data Sondir (CPT) untuk Gedung BPJS Jakarta Pusat”.

Bowles, J.E. 1997. Foundation Design and Analysis. Fifth Edition. Singapore: The McGraw-Hill Companies.

Das, B.M. 1985. Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis. Jilid 1. Diterjemahkan oleh: Noor Endah dan Indrasurya B. Mochtar. Surabaya: Erlangga.

Das, B.M. 2011. Principles of Foundation Engineering. Seventh Edition. Stamford: Global Engineering

Das, B.M. 2016. Principles of Foundation Engineering. Eighth Edition. Boston: Global Engineering.

Girsang, P. 2009. “Analisa Daya Dukung Pondasi Bored Pile Tunggal Pada Proyek Pembangunan Gedung Crystal Square Jl. Imam Bonjol No.6 Medan”. Program Pendidikan Ekstension. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Hardiyatmo, H.C. 1996. Teknik Fondasi 1. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hardiyatmo, H.C. 2003. Teknik Fondasi 2. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Jakarta, Tim IBIKK Politeknik Negeri Jakarta. 2017. Laporan Pendukung Geoteknik dan Mekanika Tanah. Laporan Penyelidikan Tanah. Tangerang: TIM IBIKK Politeknik Negeri Jakarta.

Soedarmo, G.D. dan S.J. Edy Purnomo. 1993. Mekanika Tanah 1. Malang: Kanisius.

Soedarmo, G.Djatmiko, Ir. & Purnomo, S. J. Edy, Ir, 1997, Mekanika Tanah 2, Yogyakarta: Kanisius.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.