RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP PATCH SWASTIKA UNTUK PENGUAT SINYAL 4G INDOOR PADA FREKUENSI 1,8 GHZ


Wisnu Arif Kridawan, Rahmat Rahmat

Abstract


Sistem komunikasi seluler terus berkembang pada tiap bagiannya. Salah satu perangkat telekomunikasi yang mengalami perkembangan signifikan adalah repeater yang menguatkan sinyal 4G LTE. Salah satu frekuensi yang digunakan untuk 4G LTE di Indonesia adalah 1,8 GHz. Teknologi 4G LTE di Indonesia masih dalam tahap perkembangan, oleh karena itu sinyal yang diterima belum maksimal di semua wilayah. Hal itu disebabkan beberapa faktor antara lain:  Base Transceiver Station (BTS) yang kurang optimal menyediakan jaringan 4G LTE, hal itu menyebabkan buruknya level sinyal 4G (RSRP). Penerimaan sinyal menggunakan antena default pada perangkat repeater dirasa kurang optimal. Untuk memperbaiki kondisi tersebut diperlukan sebuah antena yang menguatkan sinyal 4G. Pada tugas akhir ini akan dibahas tentang rancang bangun antena mikrostrip sebagai penguat sinyal 4G pada frekuensi 1,8 GHz. Pada antena tersebut menggunakan patch rectangular yang dipotong oleh empat buah slits dan membentuk lambang Swastika. Antena Mikrostrip Patch Swastika (Antena MPS) dirancang menggunakan substrat FR-4 Epoxy dengan nilai konstanta dielektrik  (εr) = 4,4; ketebalan substrat (h) =1,6 mm dan patch-nya berbahan tembaga. Dimensi antena didapatkan dari hasil perhitungan yang selanjutnya disimulasikan menggunakan CST Microwave Studio 2018. Setelah antena difabrikasi dan diuji, didapatkan  hasil return loss sebesar -24,75 dB, VSWR sebesar 1,12, gain sebesar 1,4 dB, dan memiliki pola radiasi unidireksional. Pengujian aplikasi antena dilakukan pada dua lokasi dengan ketinggian dan jarak yang berbeda. Hasil tertinggi yang terjadi pada salah satu lokasi adalah RSRP sebesar -82,6 dBm, ping sebesar 17 ms, kecepatan download sebesar 42,6 Mbps dan kecepatan upload sebesar 32,2 Mbps.

Keywords


Antena Mikrostrip; Long Term Evolution (LTE); Patch Swastika; Peripheral Slits; Repeater; Unidireksional;

Refbacks

  • There are currently no refbacks.