ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MENUJU BANDARA SOEKARNO HATTA MENGGUNAKAN MOBIL PENUMPANG DAN KERETA API

DOI: https://doi.org/10.32722/pt.v18i1.1299

Dhinahadi Vitriyana, Eva Azhra Latifa

Abstract


ABSTRACT


Inadequate access to Soekarno Hatta Airport, only via Prof. Sedyatmo Tollroad and the high volume of vehicles especially passanger car often cause traffic jams during rush hour. The government added access to Soekarno Hatta Airport by operating airport trains. This research aims to analyze the characteristics of passenger car users and airport train users, analyze the opportunity of mode choice between that two modes, and determine the airport trains service according to the users. The data obtained by distributing questionnaires to passenger car users and airport train users. The characteristics of users of each mode were analyzed using descriptive statistics. To determine the probability of moda choice, the binary logit difference model is used with the help of multiple linear regression. Airport train user perceptions of airport train facilities and services were analyzed using a Likert scale. The characteristics of passenger car users are women, age <25 years old, educated bachelor degree, income <Rp. 3,000,000 with the purpose of a family visit. The characteristics of airport train users are men, aged <25 years old, educated bachelor degree, earn Rp. 3,000,000 - Rp. 5,000,000 that travel with the aim of business/work. Probabilities for passenger cars were 85.98%, while airport train probabilities were 14.014%. The level of airport train services in aspect of safety and convenience is in a good category, and aspects of comfort and reliability are categorized very well


Key words : binary logit difference, characteristic of trip users, Likert scale, transportation moda choice


ABSTRAK


Akses menuju Bandara Soekarno Hatta yang belum memadai yaitu hanya via Jalan Tol Prof. Sedyatmo dan tingginya volume kendaraan jenis mobil penumpang sering mengakibatkan terjadinya kemacetan lali lintas pada jam-jam sibuk. Pemerintah menambah akses menuju Bandara Soekarno Hatta dengan mengoperasikan kereta api bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pelaku perjalanan mobil penumpang dan kereta api bandara, menganalisis peluang pemilihan moda antara kedua moda tersebut, dan menentukan kelayanan kereta api bandara menurut masyarakat pengguna. Data diperoleh dasi hasil penyebaran kuesioner kepada pengguna kereta api bandara danmobil penumpang. Karakteristik pelaku perjalanan masing-masing moda dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Untuk mengetahui peluang pemilihan moda digunakan model logit biner selisih dengan bantuan persamaan regresi linear berganda. Persepsi pengguna kereta api bandara terhadap fasilitas dan kelayanan kereta api bandara dianalisis menggunakan skala Likert. Karakteristik umum pengguna mobil penumpang adalah wanita, berusia <25 tahun, berpendidikan S1/D4, berpendapatan <Rp. 3.000.000 dengan tujuan perjalanan kunjungan keluarga. Karakteristik umum pengguna KA bandara adalah laki-laki, usia <25 tahun, berpendidikan S1/D4, berpendapatan Rp. 3.000.000 – Rp. 5.000.000 yang melakukan perjalanan dengan tujuan dinas/bisnis/kerja. Peluang mobil penumpang yang diperoleh sebesar 85,986%, sedangkan peluang KA bandara 14,014%. Tingkat pelayanan KA bandara dalam aspek keamanan dan kemudahan berkategori baik, dan aspek kenyamanan dan keandalan berkategori sangat baik.


Katakunsi : karakteristik pelaku perjalanan, logit biner selisih, pemilihan moda transportasi, skala Likert


References


https://tirto.id/penantian-panjang-kereta-bandara-soekarno-hatta-cAnm 2017. Penantian Panjang Kereta Bandara Soekarno-Hatta. 21 November 2017.

Miro, Fidel. 2012. Pengantar Sistem Transportasi. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Oktaviani dan Andre Yuli Saputra. 2015. Alternatif Pemilihan Moda Transportasi Umum (Studi Kasus: Bus Dan Kereta Api Trayek Kota Padangkota Pariaman). Annual Civil Engineering Seminar 2015, Pekanbaru.ISBN: 978-979-792-636-6.

Wulansari, Dwi Novi. 2016. Kompetisi Pemilihan Moda Angkutan Penumpang Berdasarkan Model Logit Binomial-Selisih Dan Logit Binomial Nisbah. Jurnal Fropil Vol. 4 Nomor 1 Jan-Juni 2016.

Mulyono, Tri. 2003. Analisis Pemilhan Moda Angkutan KeretaApi Berdasarkan Faktor Tingkat Pelayanan Dan Biaya Perjalanan Studi Kasus: Pada Kelas Argo (Eksekutif) Dilintas Jawa. Tesis Program Pascasarjana Bidang Ilmu Teknik Kekhususan Transportasi Program Studi Teknik Sipil Universitas Indonesia.

Anggoman, Johan Paul Engelberthus. 2007. Studi Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Damri di Kota Manado. Tesis Program Pascasarjana Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota Universitas Dipenogoro.

Tamin, O. Z. 2003. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: Penerbit ITB.

Suthanaya, Putu Alit. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Moda di Kota Denpasar (Studi Kasus: Koridor Jl. Raya Sesetan). KoNTekS 6 Universitas Trisakti, 1 – 2 November 2012.

Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License