ANALISIS SPILLOVER TERHADAP PASAR EKUITAS NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU PERIODE 2003-2011

Husnil Barry

Abstract


Abstract

This study analyzes spillover effect which occurred in emerging and advanced economies, resulting from the US financial crisis and Greece sovereign debt crisis, covering the period of January 2003-December 2011. Using the log likelihood approach, this research employs several univariate models, i.e. MA(1) GARCH (1,1)-M, MA(1) GARCH (1,1) and MA(1) GJR (1,1), with modified lag squared return of the crisis country during the pre-crisis (normal) and crisis periods. Empirical result demonstrate that : First, volatility is time varying, Second found an increase spillover effect in the crises period compare to the normal period. The magnitude of spillover is influenced at least by the degree of market openness between the crisis country and other countries. Third MA(1) GJR (1,1) is outperformed univariate model that described the data in this study compare to the others. Fourth there is not significant correlation between conditional volatility and excess return in the most country. Last, volatility is asymmetrical, and developing country is more sensitive to the negative shock in the America and Greek crises period.

Keywords : equity market; spillover; univariate GARCH; volatility.

Abstrak

Penelitian ini membahas mengenai spillover krisis keuangan Amerika dan krisis hutang Yunani ke negara berkembang dan negara maju periode Januari 2003-Desember 2011. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan loglikelihood dengan beberapa pemodelan univariate yaitu MA(1) GARCH (1,1)-M, MA(1) GARCH (1,1) dan MA(1) GJR (1,1) dengan modifikasi lag squarred return dari negara sumber krisis periode pra (normal) krisis dan periode krisis,. Hasil empiris penelitian ini, yaitu Pertama, volatilitas bersifat time varying, Kedua ditemukan adanya peningkatan spillover pada periode krisis dibandingkan periode normal baik pada krisis Amerika maupun Yunani. Besaran spillover setidaknya dipengaruhi oleh tingginya degree of market openess antara negara sumber krisis dengan negara lainnya. Ketiga MA(1) GJR merupakan pemodelan univariate terbaik pada penelitian ini dibandingkan MA(1) GARCH(1,1) dan MA(1) GARCH-M. Keempat ditemukan hubungan tidak signifikan antara volatility dengan excess return secara langsung pada banyak negara, terakhir volatilitas bersifat asimetris yang menandakan pengaruh dari bad news dapat meningkatkan volatilitas dan ditemukan negara berkembang lebih sensitif terhadap negative shock dibandingkan negara maju pada krisis Amerika dan Yunani.

Kata Kunci: pasar modal; spillover; univariate GARCH; volatilitas.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.