POTENSI DESA MELALUI PARIWISATA PEDESAAN

DOI: https://doi.org/10.32722/eb.v12i1.650

Dewi Winarni Susyanti

Abstract


Abstrak
Konsep pariwisata perdesaan (rural tourism) dengan cirinya produk yang unik, khas serta ramah lingkungan kiranya dapat menjadi solusi baru bagi pengembangan kepariwisataan di dunia. Sebagai respon atas pergeseran minat wisatawan tersebut maka di Indonesia pun tumbuh pilihan wisata baru berupa desa-desa wisata di berbagai provinsi di Indonesia. Pengembangan Desa Wisata tidak hanya bermanfaat bagi munculnya alternative wisata untuk memenuhi pergeseran minat wisatawan, namun juga dapat dijadikan sebagai solusi bagi permasalahan kemiskinan, pelestarian budaya dan pelestarian lingkungan hidup. Indonesia umumnya dan Jawa Barat khususnya merupakan wilayah yang kaya akan ragam keunikan di desa, namun baik masyarakat maupun pengelola destinasi belum terlihat menyadari benar potensi tersebut sehingga penanganan desa yang memenuhi karakteristik sebagai desa wisata tidak dilakukan dengan semestinya. Untuk itu penelitian kali ini menitikberatkan pada identifikasi potensi yang dimiliki berbagai daerah di Jawa Barat untuk menjadi desa wisata. Hasil identifikasi tersebut akan digunakan untuk pengembangan Model Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Penanggulangan Kemiskinan melalui Desa Wisata. Pada tahun pertama, dari hasil survey dan wawancara diperoleh data desa wisata kondisi dan potensi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, serta potensi wisata di lokasi desa. Di samping itu, untuk melengkapi model pemberdayaan masyarakat dan kemiskinan melalui desa wisata, maka kunci keberhasilan adalah kesiapan dari seluruh penduduk untuk membuka diri dan berubah. Untuk menyiapkan penduduk agar mampu mengelola desa wisata maka perlu diberikan pelatihan kompetensi untuk mengelola desa wisata, sehingga pelestarian budaya dan pengentasan kemiskinan dapat terwujud.

Keyword: pariwisata pedesaan, desa wisata, pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, pelestarian budaya.


Abstract
Rural tourism concept with its unique product, typical and nature friendly apparently could be a new solution for tourism development in the world. To respond with tourist shift of interest, so there is grow different kind of tourism in Indonesia that is rural tourism in many province in Indonesia. The development of rural tourism not only give the benefit to the appearance of tourism alternatives to fill the tourist’s shift of interest, but it could be used as s solution to the poverty, culture, and nature preservation issue. Indonesia generally and West Java especially is a region that rich of its village uniqueness, but neither the people or tourism developer hasn’t realize its potential that makes the village development as tourism destination not correctly executed. That’s why this study focused on potential identification that many region in west java has to be developed into rural tourism. The identification result will be used to develop villager empowerment model and poverty prevention with the rural tourism. In the first year, from the result of survey and interview it is obtained village’s data and potential tourism development based on the villager, and tourism potential in the rural area. Furthermore, to completing the villager empowerment model and poverty from the rural tourism, so the success key is the readiness of the villager to open themselves and changes. To preparing the villager to be ready to managing the rural tourism, it is required to give a training about the competention of rural tourism management, so that the culture preservation and poverty prevention can be realized.

Keyword: rural tourism, rural tour, villager empowerment, poverty prevention, culture preservation.

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.