ANALISIS PENERAPAN TAX PLANNING PPH PASAL 21 TERHADAP EFISIENSI PAJAK TERUTANG PADA PT. KEMUNING LESTARI

DOI: https://doi.org/10.32722/eb.v18i2.2395

Krisna Sudjana, Ika Nurhayati, Ika Nurhayati

Abstract


Dalam menjalankan usaha bisnisnya, tentu perusahaan akan melakukan upaya untuk memaksimalkan laba usahanya. Dengan laba yang tinggi, perusahaan akan mendapat kepercayaan dari investor dan juga kreditur, sehingga perusahaan mendapat modal untuk melakukan kegiatan operasional perusahaan, untuk dapat mengurangi laba perusahaan tersebut maka diperlukan perencanaan pajak yang legal dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode yang saat ini digunakan yaitu metode Gross perusahaan dapat menghasilkan laba sebesar Rp 2.364.329.617,-, dengan menggunakan metode Gross maka untuk saat ini perusahaan tepat dalam upaya meminimalkan pajak terutangnya hal ini dilihat dari besarnya laba rugi perusahaan sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Gross perusahaan sudah efisien dan setelah dilakukan perencanaan pajak penghasilan pasal 21 terhadap efisiensi pajak terutang badan dapat dilihat dari besarnya penghematan pajak dengan menggunakan metode Net sebesar Rp 24.447.652,200 dan dengan menggunakan metode Gross Up sebesar Rp 29.071.324,- dapat disimpulkan bahwa besarnya penghematan tersebut belum signifikan karena dari 166 orang karyawan hanya 72 orang yang penghasilannya diatas PTKP hal ini hanya berpengaruh terhadap pajak terutang badannya saja akan tetapi tidak berpengaruh terhadap laba bersih perusahaan.


Keywords


analisis, pajak, pph 21, tax planning, efisiensi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.