ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN


Debbi Rivida M, Andi Tenrisuki T, A'isyah Salimah

Abstract


Pekerjaan konstruksi merupakan salah satu pekerjaan yang mempunyai risiko tinggi terutama pada tahap pelaksanaan konstruksi, tidak terkecuali dalam pekerjaan pelaksanaan konstruksi jalan dan jembatan. Risiko dapat memberikan pengaruh terhadap produktivitas, kinerja, kualitas dan biaya dari proyek. Dalam mengatasi risiko dibutuhkan manajemen risiko. Manajemen risiko merupakan proses pengukuran atau penilaian risiko serta pengembangan strategi pengelolaannya. Tujuan penelitian ini adalah dilakukan identifikasi risiko, analisis risiko dan respon risiko pada pelaksanaan proyek konstruksi jembatan. Berdasarkan identifikasi faktor risiko yang didapat dari studi literatur dan divalidasi oleh pakar diperoleh 69 faktor. Dilanjutkan analisa risiko dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas sehingga faktor risiko tereduksi sebanyak 9 faktor dan analisa level risiko untuk mendapatkan risiko dominan, risiko dominan yang diperoleh terdapat 4 faktor dominan yaitu faktor risiko yang paling tinggi dengan bobot 11,657 adalah kondisi lokasi site yang sulit, selanjutnya kesalahan estimasi waktu pelaksanaan proyek dengan bobot 10,886, ketidaktersediaan material dengan bobot 10,657, dan keterlambatan pengiriman material dari suplier dengan bobot 10,400. Dilanjutkan dengan melakukan validasi terhadap pakar pada keempat faktor dominan. Berdasarkan hasil kuesioner tahap ketiga ini seluruh pakar setuju dengan keempat faktor dominan yang mempengaruhi terhadap pelaksanaan konstruksi jembatan.


Kata kunci: manajemen risiko, jembatan, risiko dominan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI

CONSTRUCTION AND MATERIAL JOURNAL

JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Email: camjournal.sipil@pnj.ac.id

Website: http://jurnal.pnj.ac.id/index.php/cmj

Telp: 021-7270036