ANALISIS KINERJA PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN MAQASHID SYARIAH INDEKS

DOI: https://doi.org/10.32722/acc.v5i1.1794

Hasna Halimatur Rosyidah, Ida Syafrida, Herbirowo Nugroho

Sari


ABSTRACT
This study aims to assess the performance of islamic banking based on the maqashid syariah index approach.
This study using three indicators of maqashid shariah namely educating individual, establishing justice and public
interest. The ratios used consist of the first indicators (education grants, research, training and publicity), the
second indicator (fair return, distribution functional and interest free rasio) and the third indicator (profitability
rasio, personal income and investment in real sector). Research data analysis method used SAW (Simple Additive
Weighted). Population and sample by using purposive sampling method and elected three islamic banking with
biggest asset in period 2014-2016 they are BRISyariah, BSM and BMI. The type of data is used secondary data
which generated from annual reports published through the official website of each banks. The result shows that
generally BSM’s rasio is the highest, but overall BMI is superior to the total index of 0.258. While BRISyariah in
the last place with index maqashid of 0.231.

Keywords: Sharia Index Maqashid, SAW, Islamic Banking, Performance, Annual Report
 
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja perbankan syariah berdasarkan pendekatan maqashid syariah
indeks. Penelitian ini menggunakan tiga indikator maqashid syariah yaitu pendidikan individu, perwujudan
keadilan dan kemaslahatan umum. Rasio yang digunakan terdiri dari indikator pertama (hibah pendidikan,
penelitian, pelatihan dan publisitas), indikator kedua (fair return, fungsi distribusi dan produk bebas bunga) serta
indikator ketiga (rasio laba, pendapatan personal dan investasi pada sektor riil). Metode analisis data penelitian
yang digunakan adalah SAW (Simple Additive Weighted). Populasi dan sampel ditentukan dengan menggunakan
metode purposive sampling dan terpilih tiga bank syariah dengan aset terbesar pada periode 2014-2016 yaitu
BRISyariah, BSM dan BMI. Adapun jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari annual
report yang dipublikasikan melalui website resmi masing-masing perbankan. Hasil dari penelitian ini menunjukan
bahwa secara umum nilai maqashid indeks BSM adalah yang paling tinggi, namun secara peringkat BMI lebih
unggul dengan total indeks 0,258. Sedangkan BRISyariah menempati peringkat terakhir dengan total indeks
maqashid sebesar 0,231.  

Kata Kunci: Maqashid Syariah Indeks, SAW,  Perbankan Syariah, Kinerja, annual report



Kata Kunci


Sharia Index Maqashid, SAW, Islamic Banking, Performance, Annual Report

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##